Rabu, 23 November 2011

Pengertian PTK (Penelitian Tindakan Kelas)

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) akhir akhir ini telah menjadi trend untuk dilakukan oleh guru sebagai upaya pemecahan masalah dan peningkatan kualitas pengajaran. Penelitian Tindakan Kelas merupakan suatu jenis penelitian yang dilakukan oleh guru untuk memecahkan masalah pembelajaran dikelasnya. Menurut Suharsimi (2002) bahwa PTK merupakan paparan gabungan definisi dari tiga kata "penelitian, tindakan, dan kelas". Penelitian adalah kegiatan mencermati suatu obyek, menggunakan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat bagi peneliti atau orang orang yang berkepentingan dalam rangka peningkatan kulitas diberbagai bidang. Tindakan kelas adalah suatu gerak kegiatan yang disengaja dilakukan dengan tujuan tertentu yang dalam pelaksanaanya berbentuk rangkaian periode/siklus kegiatan. Sedangkan kelas adalah kelompok siswa yang dalam waktu yang sama dan tempat yang sama menerima pelajaran yang sama dari seorang guru yang sama. Penelitian tindakan kelas (PTK)  merupakan terjemahan dari classroom Action Research yaitu Action Research (penelitian tindakan ) yang dilakukan di kelas.

Menurut John Elliot (1982) bahwa PTK adalah tentang situasi sosial dangan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan didalamnya. Seluruh prosesnya mencakup, telaah, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pengaruh yang menciptakan hubungan antara  evaluasi diri dengan perkembangan profesional.

Pendapat lain, Kemmis dan Mc Taggart (1988) mengatakan bahwa PTK  adalah suatu bentuk refleksi diri kolektif yang dilakukan oleh peserta pesertanya dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan praktik sosial.

Sedangkan Carr dan Kemmis menyatakan bahwa PTK adalah suatu bentuk refleksi diri yang dilakukan oleh partisipan (guru, siswa, atau kepala sekolah) dalam situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk memperbaiki rasionalitas dan kebenaran dari: (a) praktik praktik sosial atau pendidikan yang dilakukan sendiri, (b) pengertian mengenai praktik praktik tersebut, (c) situasi situasi (lembaga - lembaga) tempat praktik praktik tersebut dilaksanakn (Hardjodiputro, 1997).

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa PTK adalah penelitan yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas proses pembalajaran dikelas, sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Dengan demikian, PTK berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjadi dikelas, bukan pada input kelas (silabus, materi, dan lain lain) ataupun output (hasil belajar). PTK harus tertuju atau mengkaji mengenai hal hal yang terjadi di dalam kelas. Agar anda dapat lebih memahami makna PTK secara utuh dan benar, sebaiknya kita kaji juga makna kelas dalam PTK.

Makna kelas dalam PTK adalah sekelompok peserta didik (siswa) yang sedang belajar yang tidak hanya terbatas di dalam ruangan tertutup saja, tetapi dapat juga ketika siswa sedang melakukan karyawisata, praktik dilaboratorium, bengkel, di rumah, atau ditempat lain, atau ketika siswa sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. 


Sabtu, 05 November 2011

nuptk anda

Untuk mengetahui NUPTK dapat dilakukan dua cara :

  1. NUPTK SMS GETAWAY caranya kirim sms ke no 081218582888 format pengiriman : Nuptk#nama lengkap# tempat lahir#tanggal lahir
  2. NUPTK BROWSER caranya aplikasi NUPTKWebBrowse jalankan aplikasi tersebut dikomputer anda


            

Jumat, 04 November 2011

Senin, 31 Oktober 2011

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI SMK PELITA BANGUNREJO
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 

  1.  Kepala Sekolah : Subadrun SPd i 
  2.  Waka Kurikulum : Drs. Suwardi 
  3.  Waka Kesiswaan : Drs. Hi Suhariyono 
  4.  Waka Sapras : Joko Purnomo SE 
  5.  Waka Humas : Sukijo MS
  6.  BP/BK : Drs. Siswantoro 
  7.  Pembina Osis : Nuryasin Spd 
  8.  Kajur AP : Drs Joko Susila
  9.  Kajur MP : Lusia Sri Sulastri Spd 
  10.  Kajur AK : Drs. Suwari
  11.  KTU : Muji Widodo
  12.  Bendahara : K. Resminingsih Bsc 
  13.  Staf TU 1 : Listri S.kom TU 2 : Sukidi 
  14.  Petugas Perpustakaan : E Lilis Setyowati Spd Ervina 
  15.  Ketua Yayasan : Hi. Toto Eko Rinarno
  16.  Pembina sekolah dari yayasan : Hi. B. Surinanto
  17.  Petugas Keamanan : Suwito 
  18.  Petugas Rumah Tangga : Jumadi

PENDIDIKAN KARAKTER

I. PENGEMBANGAN SILABUS BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER (a) Pengertian Silabus adalah rancangan pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, alokasi waktu, sumber belajar, dan nilai nilai perilaku berkarakter yang ingin dicapai. (b) Tujuan Pengembangan - Meningkatkan pengetahuan peserta dalam pengembangan silabus berbasis pendidikan karakter. - Meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya mengembangkan silabus pembelajaran berbasis pendidikan karakter. - Meningkatkan keterampilan mengembangkan silabus pembelajaran yang berbasis penidikan karakter. (c) Prinsip Pengembangan - Ilmiah - Relavan

Minggu, 30 Oktober 2011